Destinasi Hutan Balon Yang Memiliki Pesona Musim Gugur Di Taman Wisata Bu’at

by novput

Wah, Ada Musim Gugur di Kota SoE, Nusa Tenggara Timur!

Taman Wisata Bu’at merupakan wilayah hutan lindung yang terletak di Nusa Tenggara Timur. Di taman wisata ini terdapat berbagai macam jenis spesies pohon rindang dan menjulang tinggi yang berjereran sepanjang jalan. Lokasi Taman Wisata Bu’at ini memiliki akses yang terbilang cukup sulit untuk dikunjungi wisatawan karena lokasinya yang cukup jauh dari pulau Jawa.

Pesona yang di tawarkan di taman wisata Bu’at ini sangat menarik dan mempesona,bahkan pada akhir-akhir ini Taman Wisata Bu’at ini menjadi sangat hits dan terkenal di kalangan anak muda dan menjadi cukup viral sejak banyak di bagikan ke dalam sosial media. Hal ini menjadi keuntungan tersendiri bagi penduduk sekitar yang rumahnya tidak jauh dari lokasi wisata tersebut,sebab dapat leluasa mengunjung destinasi Taman Wisata Bu’at kapan pun juga.

Berikut rangkuman dari beberapa fakta unik dan menarik yang akan menjadi incaran para wisatawan ketika ingin berkunjung ke Taman Wisata Bu’at :

1. Mempunyai Pesona Ala Musim Gugur Di Negara 4 Musim

Wah, Ada Musim Gugur di Kota SoE, Nusa Tenggara Timur!

Bagi sebagian orang apalagi yang tinggal di negara tropis pasti ingin sekali merasakan kehidupan 4 musim. Khususnya musim gugur,karena musim gugur sering dianggap sebagai musim yang paling indah dibandingkan dengan musim lainnya. Karena pada saat musim gugur dapat menyaksikan daun pepohonan berwarna kuning ataupun kecoklatan yang gugur dari pohon seutuhnya.

Jadi kalian tidak perlu jauh-jauh lagi untuk pergi ke luar negeri,karena di Indonesia sendiri sudah bisa menyaksikan pesona musim gugur di Taman Wisata Bu’at dan taman wisata ini juga menyediakan landscape yang tidak kalah menariknya dari musim gugur bahkan taman ini dibuat setara dengan pesona khas musim gugur.

Taman Wisata Bu’at ini di dominasi oleh pohon mahoni, selain untuk mendominasi taman wisata pohon mahoni juga sangat banyak manfaatnya bagi kehidupan manusia oleh karena itu, pohon mahoni sangat di jaga dan di budidayakan.

Pohon mahoni juga termasuk kedalam pohon yang tidak dapat bertahan pada saat musim kemarau tiba. Oleh karena itu, pada saat musim kemarau tiba, semua daun yang ada di pohon mahoni ini akan berubah warna. Sehingga daun-daunnya pun berguguran.

Dan pada saat inilah kalian akan menyaksikan suasana di Taman Wisata Bu’at ini yang hampir sama dengan pesona ala musim gugur. Jika kalian ingin menyaksikan langsung pesona ala musim gugur di Taman Wisata Bu’at, ada baiknya kalian mengunjungi destinasi wisata Taman Bu’at pada saat musim kemarau tiba.

2. Menggunakan Konsep Balon Pada Saat Wisata Pertama Di Taman Wisata Bu’at

Taman Wisata Bu’at ini juga menyediakan berupa ratusan balon. Adanya balon tersebut inilah yang membuat Objek wisata ini menjadi salah satu destinasi wisata yang sangat viral. Taman Wisata Bu’at ini memanglah menjadikan balon sebagai spot utamanya.

Di beberapa bagian hutan juga hiasi dengan ratusan balon. Destinasi wisata ini merupakan yang pertama kali di dunia pariwisata yang menyungsung konsep balon. Balon yang terdapat di Objek wisata ini di tata sedemikian rupa. Sehingga membentuk sebuah spot, salah satunya yaitu love sign dan tunnel (terowongan).

Meski terlihat begitu sederhana, namun mampu menjadikan suatu spot foto yang sangat instagramable. Dengan susunan balon yang begitu rapi, sehingga dapat membentuk bidang yang sangat jelas dan colorfull. Dengan adanya nuansa balon juga mampu membuat kesan hutan mahoni menjadi terlihat lebih unik dan menarik. Tak hanya itu, adanya balon juga dapat memudarkan kesan hutan yang identik dengan mistik.

3. Menjadi Habitat Pohon Mahoni

Pohon mahoni menjadi pohon yang cukup istimewa di destinasi Taman Wisata Bu’at. Karena salah satu faktornya yaitu mempunyai sejuta manfaat. Karena hal ini pula banyak orang yang membutuhkan pohon mahoni. Pohon mahoni berasal dari Hindia Barat, tepatnya di Kawasan Samudra Atlantik bagian Utara.

Pohon mahoni juga termasuk salah satu spesies pohon yang terancam akan punah. Sedangkan keberadaan pohon mahoni di Indonesia cukup berlimpah, dan banyak pula yang membudidayakan pohon mahoni tersebut, salah satunya yaitu Taman Wisata Bu’at. Pertama kalinya pohon mahoni masuk ke Indonesia pada tahun 1872, dan pada abad ke-18 akhir, pohon mahoni mengalami perkembangan yang sangat pesat di Pulau Jawa.

Pohon mahoni memiliki tekstur yang sangat keras, dan juga dapat tumbuh dalam ukuran yang cukup besar. Pohon mahoni memiliki tinggi pohon 40 meter dengan diameter ±120 cm. Karena tekstur yang kuat dan keras, batang pohon mahoni juga sering dimanfaatkan untuk berbagai macam furniture. Bagian kulit digunakan sebagai pewarna pakaian, sedangkan getah pohon mahoni bisa digunakan sebagai makanan hewan ternak.

Biji buah mahoni pun mempunyai kandungan flavonold dan saponin. Kandungan tersebut membuat biji mahoni memiliki segudang bahan baku pestisida nabati. Pohon mahoni ini juga dapat dijadikan sebagai obat. Beragam penyakit dapat disembuhkan dengan biji mahoni, penyakit tersebut seperti diabetes, rematik, hipertensi dan sebagainya.

You may also like

Leave a Comment