Hasil gambar untuk Danau Biru Tewang Pajangan

Destinasi Wisata di Kalimantan Tengah

by novput

Kalimantan Tengah merupakan salah satu Provinsi di Indonesia yang memiliki kekayaan budaya dan kekayaan alam yang luar biasa. Provinsi dengan Ibukota Palangka Raya ini bisa menjadi salah satu destinasi wisata yang menarik dan menyenangkan untuk mengisi waktu liburan kalian.

Mulai dari kearifan lokal budaya Suku Dayak, keindahan alam yang menarik seperti pantai, air terjun, sungai, dan danau yang memukau. Dan pastinya jika kalian berkunjung dan berlibur di Kalimantan Tengah ini di jamin tidak akan rugi.

Berikut ada beberapa destinasi wisata bak surga yang tersembunyi di Kalimantan Tengah, dan beberapa diantaranya dapat memberikan sensasi liburan kalian seperti serasa sedang berlibur di Sungai Amazon.

Danau Biru Tewang Pajangan

Danau Biru Tewang Pajangan merupakan salah satu destinasi wisata yang ada di Kabupaten Katingan, Provinsi Kalimantan Tengah. Danau ini terbentuk bukan karena adanya hasil aktivitas alam, melainkan akibat pertambangan yang telah lama ditinggalkan.

Keindahan dari danau ini berasal dari pengerukan tambang emas yang sempat dicoba, namun saat ini penambangan tersebut telah selesai. Kawasan ini juga telah berganti menjadi Objek wisata yang menarik dan indah. Dengan air danau yang berwarna biru menjadikan Kawasan ini tampak asri, teduh, serta damai.

Warna biru tosca yang berasal dari air danau serta corak langit yang biru. Ditambah dengan corak putih kecoklatan dari tanah, menjadi tampak epic serta indah dan berpadu pula dengan corak hijau dari rumput sekitar area.

Tak hanya danau biru saja yang menarik dan indah, tetapi panorama alam dekat danau tersebut tentunya akan membuat kagum siapapun yang melihatnya. Danau Biru Tewang Pajangan ini dikelilingi dengan bebatuan tebing yang di padati oleh pepohonan yang sangat lebat sehingga sangat pas jika dijadikan tempat bersantai bersama keluarga ataupun teman tercinta.

Ada pula yang menarik dari Danau Biru Tewang Pajangan ini yakni merupakan airnya yang begitu tenang, walau air danau yang begitu dangkal, namun kalian wajib harus tetap waspada, karena kedalaman danau ini sesungguhnya mencapai 7 sampai 8 m.

Jika kalian yang berdomisili di Kalimantan Tengah dan ingin berkunjung wisata Danau Biru Tewang Pajangan ini, jarak tempuh untuk sampai ke Objek wisata ini sekitar 100Km dengan waktu tempuh ±1jam 45menit.

Pada umumnya Objek wisata memiliki jam operasional dan tarif tiket masuk, tetapi hal demikian tidak berlaku untuk Objek wisata Danau Biru Tewang Pajangan. Objek wisata ini bisa kalian kunjungi kapan saja, dan jam berapa pun karena pihak pengelola membuka Objek wisata Danau Biru ini selama 24 jam.

Dan berbicara mengenai tarif tiket masuk, Danau Biru Tewang Pajangan ini membuat tarif biaya retribusi sekiranya Rp 10.000,- saja untuk per orangnya. Dengan tarif yang berjangkau ini kalian tetap bisa merasakan berlibur ke Objek wisata yang unik dan indah. Hasil gambar untuk Danau Biru Tewang Pajangan

Wisata di Danau Biru ini, kalian tak hanya menemukan pemandangan yang menarik saja, tetapi terdapat pula aktivitas lainnya yang dapat kalian dapatkan, salah satunya yaitu sunset yang indah dan dinantikan oleh pengunjung lainnya dan dapat disaksikan bersama. Diantara tebing-tebing yang mengelilingi Danau Biru, dan kalian dapat menyaksikan langit senja.

Seperti yang kalian ketahui, Objek wisata Danau Biru Tewang ini merupakan destinasi wisata air yang tergolong belum terjamah. Oleh karena itu, masih belum ada sarana dan prasarana yang memadai. Dan tingkat keamanannya pun masih belum cukup terjamin. Untuk itu, penting bagi kalian selalu waspada terhadap segala kondisi agar terhindar dari hal yang tidak diinginkan.

Dan sebagai informasi, pengunjung tidak diperbolehkan untuk bersentuhan apalagi berenang ke dalam air danau. Karena menurut ilmuan yang meneliti kandungan air di danau tersebut menyebutkan bahwa adanya zat-zat berbahaya bagi tubuh, dan jika terkontaminasi dengan kulit, dikhawatirkan kandungan berbahaya tersebut menyangkut ke dalam pori-pori.

Danau Biru Tewang Pajangan merupakan salah satu bukti bahwa alam mampu mengubah suatu kondisi menjadi fenomenal menarik dan unik. Bekas tempat penggalian tersebut berubah menjadi destinasi wisata danau dengan air yang berwarna biru yang sangat memukau. Gradasi air yang juga menunjukkan warna biru, hijau, dan tosca yang menjadi daya tarik tersendiri dari wisata air Danau Biru Tewang Pajangan tersebut.

Bukit Batu Tjilik Tengah

Pesona keindahan alam di tanah air memang layak dan mungkin tak akan ada habisnya. Hampir semua sudut di Indonesia memiliki keindahan alam yang indah dan menakjubkan. Salah satunya yaitu di Kalimantan Tengah yang dimana kalian dapat mengunjungi salah satu destinasi wisata yakni Bukit Tjilik Riwut.

Kalimantan Tengah tepatnya di Palangkaraya, menawarkan beberapa destinasi wisata yang menarik untuk kalian kunjungi. Salah satunya yaitu Bukit Batu Tjilik Riwut yang begitu hits. Bukit batu ini merupakan bukit batu yang begitu eksotis dan tidak seperti bukit batu lain dari biasanya.

Bukit batu ini diambil dari nama seorang pahlawan nasional yang juga merupakan putra Dayak. Konon katanya, bukit ini dijadikan sebagai tempat bertapa pahlawan nasional ini. tjilik Riwut ini juga merupakan salah satu tokoh yang dikenal sakti bagi masyarakat Katingan dan Palangkarya.

Bukit Batu Tjilik Riwut ini memiliki pahatan alami yang begitu cantik, dan inilah yang menjadi parawisatawan mulai berdatangan untuk melihat pesona keindahan dari Bukit Batu tersebut. Bukit Batu ini tak hanya menyimpan legenda yang menarik, karena salah satu Objek wisata ini memang menyimpan daya tarik yang luar biasa.

Kawasan ini memiliki luas Kawasan mencapai setengah ukuran lapangan sepak bola, dan bukit memang hadir begitu menawan. Batu besar yang tersusun saling bertumpuk ini seakan merupakan batu buatan. Padahal batu-batu ini tersusun acak secara alami. Ukurannya yang tumpeng tindih yang menjadikan bebatuan yang begitu estetik. Bukan hanya secara fisik saja, namun warna yang dimiliki oleh bebatuan ini juga begitu unik. Sebagian batu besar ini memiliki warna abu-abu dan hitam, ada pula yang warnanya belang putih yang tercampur begitu cantik.

Ketika kalian memasuki Kawasan Bukit Batu Tjilik Tengah ini, pengunjung akan disambut dengan tulisan Petehku Isen Mulang, Tjilik Riwut. Tulisan ini yang berarti Pesanku Pantang Mundur. Hal ini tentunya menjadi daya tarik tersendiri bagi para pengunjung yang berkunjung datang, dan mengingatkan Kembali perjuangan pahlawan nasional yang bernama Tjilik Riwut.

Hasil gambar untuk Bukit Batu Tjilik Tengah

Tak hanya bebatuannya saja yang menawan, di Objek wisata ini pengunjung juga bisa menuju ke bagian barat bukit batu ini. Kalian akan menemukan sumber air yang bernama Telaga Bawin Kamoleh. Telaga ini memiliki keistimewaan, yang dimana airnya tak pernah menyusut dan mengering. Selain itu pula, air yang ada di telaga ini juga diyakini bisa membuat awet muda. Hal ini berlaku jika ada pengunjung yang bisa melempar koin ke dalam airnya. Dan setelahnya di lanjutkan dengan membasuh muka dengan air telaga. Sebenarnya ketika kalian naik ke bukit, kalian akan melewati telaga satu ini terlebih dahulu.

Tidak hanya menampilkan pemandangan yang menarik, para pengunjung juga bisa merasakan fasilitas yang ada. Dan fasilitas tersebut yang diberikan ini tentunya bertujuan agar para pengunjung akan merasa lebih nyaman ketika berwisata.

Objek wisata ini berada di Jl Trans Kalimantan, Kasongan Lama, Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah. Lokasinya tak begitu jauh dari pusat kota Palangkaraya dan bisa ditempuh dengan menggunakan kendaraan bermotor. Kalian hanya membutuhkan waktu untuk sampai ke Bukit Batu ini, sekitar 1jam 30menit saja.

Sungai Sekonyer

Ada salah satu keindahan di Kalimantan Tengah, tepatnya di Tanjung Puting, yang diam-diam mengingatkan kita terhadap citraan “surga” di Amazon, Afrika. Letaknya tak begitu jauh dari Pangkalan Bun. Meski berlokasi di daerah yang cukup mudah diakses. Namun tak banyak pula orang yang mengetahui keindahan ini. Wilayah ini juga masuk ke Kawasan Taman Nasional Tanjung Puting (TNTP) yang lokasinya di Kecamatan Kumi, Kotawaringin Barat, yang juga berbatasan langsung dengan Kecamatan Hanau dan Seruyan Hilir di Kabupaten Seruyan Hilir.

Cara asyik untuk menikmati taman nasional ini adalah dengan bermalam menyusuri Sungai Sekonyer yang mengalir jauh, dengan kapal-kapal kayu, dan wisatawan bisa menikmati pagi hingga sore di atas air. Terasa sekali sensasi yang berbeda bila sailing di laut, seperti yang biasa dilakukan di Gili Lombok atau Pulau di Labuan Bajo. Disini, akan terlihat tanaman-tanaman yang tumbuh subur, ada pula pohon pandan, nipah, dan pepohonan hutan hujan tropis.

Ukuran kapalnya pun lebih kecil di bandingkan daripada kapal untuk sailing. Mungkin hanya akan muat untuk 4 orang saja, atau bahkan maksimal yaitu lima orang. Namun, walaupun begitu, untuk fasilitasnya pun cukup lengkap, sudah terdapat tempat tidur, colokan listrik, dan toilet. Dan disediakan pula makanan yang sudah dimasak para awak.

Sensasi bermalam dan menyusuri Sungai Sekonyer, biasanya kapal akan berlayar menyusuri sungai selama dua atau tiga hari. Pada malam hari, Kapten mencari tempat untuk bersandar. Tak perlu khawatir akan ada hewan buas, karena Kapten sudah memiliki pengetahuan mumpuni soal dimana mereka harus menyandarkan kapalnya. Ketika pagi hari penumpang akan di suguhi dengan panorama pemandangan yang indah dan menarik berupa alam bebas dengan suara kicauan burung yang merdu. Dan ketika pada sore hari, pemandangan paling menarik adalah penumpang dapat menyaksikan matahari tenggelam atau ‘sunset’ di sela aliran sungai.

Hasil gambar untuk Sungai Sekonyer

Selain kalian bermalam di Kapal, aktivitas lainnya tak kalah penting dan bisa dilakoni saat mengunjungi Tanjung Puting yaitu mengunjungi Orang Utan, Monyet, dan Bekantan. Dan ada beberapa titik yang sudah ditetapkan agar kalian bisa berkunjung ke habitat hewan-hewan menggemaskan itu.

Ketika kalian ingin berkunjung menuju Taman Nasional Tanjung Puting, kalian memerlukan biaya ekstra, karena jarak tempuhnya yang lumayan Panjang dan harus melewati jalur sungai. Mulai dari Pelabuhan Kumai – Panglima utar (Pelabuhan Klotok Wisata TNTP) dan kalian harus menyewa Kapal / Klotok untuk menyusuri Sungai Sekonyer dengan harga yang bervariasi (tergantung besar kapal dan fasilitasnya)

Untuk 5 orang penumpang sekitar Rp 2.187.000,- untuk tiga hari, tetapi biasanya sudah dilengkapi fasilitas tour guide, kamar menginap, makan gratis, dan fasilitas lainnya).

Harga tersebut kembali kepada kesepakatan masing-masing, biasanya bisa kalian tawar menawar pada saat di Pelabuhan.

Taman KumKum

Wisata Taman KumKum yang merupakan salah satu Objek wisata yang ada di Palangkaraya, Kalimantan Tengah. Lokasinya dekat dengan Kota Palangkaraya jaraknya hanya 5 Km dari pusat kota. Taman wisata ini sebagai kebun binatang kecil dan terdapat beberapa binatang yang menghuni di Objek wisata ini. seperti beruang madu, monyet, buaya, dan burung rangkong. Disini juga tersedia gubug-gubug yang menyerupai rumah panggung yang dikelilingi rindangnya pohon karet sebagai tempat dimana kalian bisa menikmati aliran air Sungai Kahayan sambil menyantap minuman dan makanan.

Hasil gambar untuk Taman KumKum

Untuk kalian yang ingin menggunankan gubug tersebut, kalian bisa menyewanya dengan harga Rp 10.000,-/jam pada hari biasa dan Rp 20.000,-/jam pada hari libur. Disini kalian juga bisa melihat aktivitas-aktivitas nelayan di Sungai Kahayan.

Para pengunjung di Objek wisata ini akan di hibur dengan live music yang berada di Panggung Flexiholic. Wisata Taman KumKum ini di buka mulai dari jam 08:00 – 17:30 WIT. Dan untuk menikmati semuanya itu kalian hanya merogoh kocek untuk tarif tiket masuk sebesar Rp 2.500,-/orang.

You may also like

Leave a Comment