Candi Cetho, Candi Di Atas Awan yang Mengagumkan

Destinasi Wisata Favorit Di Karang Anyar

by novput

Karanganyar merupakan salah satu Kabupaten yang berada di Provinsi Jawa Tengah, yaitu sekitar 14 Km dari Kota Surakarta. Kabupaten Karanganyar ini memiliki luas sekitar 800 km yang terbagi atas 17 wilayah Kecamatan dan 177 wilayah Kelurahan. Kabupaten ini juga terkenal dengan julukan bumi INTANPARI (industri, perdagangan, pertanian, dan parawisata), daerah ini mempunyai nuansa yang sejuk dan pemandangan di sekitar Karanganyar yang masih asri alami dan indah sehingga sangat cocok untuk dijadikan salah satu destinasi wisata. Mulai dari wisata bersejarah, wisata budaya, wisata alam, serta spot-spot foto yang hits kekinian yang bisa kalian jelajahi di Karanganyar.

Berikut beberapa rekomendasi destinasi wisata di Karanganyar yang indah dan memukau dan dapat dijadikan pilihan liburan.

Rumah Atsiri Indonesia


Rumah Atsiri Indonesia merupakan sebuah komplek wisata yang menyusung konsep edurekreasi dengan fasilitas MICE yang berada di Plumbon, Tawamangu. Dengan miliki luas sekitar 23.660 meter, Rumah Atsiri Indonesia ini lebih menekankan pada konsep wisata edukasi alam. Bangunan ini merupakan hasil dari bekas pabrik Citronella Indonesia-Bulgaria pada tahun 1963 yang saat ini bertransformasi menjadi Objek wisata.

Banyaknya aktivitas yang menarik di Rumah Atsiri Indonesia, salah satunya yaitu tour aromatic Garden, melihat puluhan koleksi jenis tanaman atsiri, menikmati sajian restaurant dengan cita rasa khas atsiri, jelajahi museum essential oil, dan aneka workshop yang menghidupkan jiwa scientist kalian.

Di Aromatic Garden Rumah Atsiri Indonesia, para pengunjung bisa menikmati pemandangan taman bunga yang berwarna-warni dan indah serta dapat melihat lebih dari 80 jenis tanaman penghasil minyak atsiri dari Indonesia dan juga mancanegara, yang masing-masing tanamannya memiliki aroma dan karakteristiknya masing-masing.

Di Rumah Atsiri Indonesia para pengunjung juga dapat mencium atau mencicipi beberapa tanaman dengan izin pemandu taman, dan akan membantu pengunjung untuk memilih daun, ranting, dan kelopak bunga mana yang bisa untuk di petik. Tak hanya itum, di Objek wisata ini juga kalian dapat melihat Rumah Kaca yang sangat cantik dan sangat sayang jika dilewatkan.

Di Rumah Atsiri Indonesia para pengunjung juga dapat melihat cerita perjalanan minyak atsiri yang sejak pertama kali di temukan dan penyebarannya keseluruh dunia, dan terutama Indonesia.

Jika kalian berkunjung ke Rumah Atsiri Indonesia, kalian jangan wajib singgah ke Rumah Atsiri Museum, karena museum ini resmi dibuka untuk umum dan menawarkan cerita sejarah minyak atsiri yang dapat di runut hingga 2.000 SM.

Di Rumah Atsiri Indonesia ini juga sudah terdapat beberapa fasilitas yang dimiliki, antara lain yaitu :

  • Musholla
  • Tempat Parkir
  • Restaurant
  • Toilet
  • Museum
  • Kids Lab Aromatic Garden, dan masih banyak fasilitas lainnya.

Untuk harga tiket masuk rumah atsiri indonesia ini, kalian jika ingin berkunjung hanya akan dikenakan biaya tiket masuk sebesar Rp 50.000,-/orang dan jam buka operasional Objek wisata ini di buka setiap harinya mulai pukul 10:00 – 17:00 WIB.

Lokasi tepatnya Rumah Atsiri Indonesia ini terletak di Jl Raya Solo Tawangmangu KM 38.5 Plumbon, Tawangmangu, Karanganyar, Jawa Tengah.

Air Terjun Parang Ijo

Menjelajahi Kabupaten Karanganyar memang sudah tak asing dengan beberapa air terjun yang dimilikinya. Mulai dari air terjun yang tinggi dan berbagai air terjun dapat kalian jumpai di Kabupaten ini. Salah satu yang menarik pemandangan yaitu Air Terjun Parang ijo yang memiliki waterfall dan tak hanya pada satu dinding tebing. Selain itu juga menawarkan beberapa wahana yang bisa kalian coba, sehingga dapat membuat salah satu Objek wisata ini menjadi istimewa.

Jelajah Jogja-Karanganyar-Magetan Bagian 7: Air Terjun Jumog dan Air Terjun  Parang Ijo

Air Terjun Parang Ijo ini terletak di kaki Gunung Lawu, dan letaknya di Dusun Munggur, Desa Girimulyo, Kecamatan Ngargoyoso, Kabupaten Karanganyar, Provinsi Jawa Tenagah. Dan konon katanya, air terjun ini mempunyai cerita yang cukup menarik untuk di dengarkan disamping air terjun yang bernuansa sejuk. Objek wisata ini memiliki jarak kurang lebih 33 km dari pusat Kota Solo.

Air Terjun Parang Ijo ini merupakan salah satu keindahan alam yang berasal dari sebuah kejadian alam yang menakjubkan. Benar atau tidaknya tentang cerita legenda tersebut, tetapi jika kalian berkunjung ke Objek wisata ini adalah sebuah kewajiban bagi wisatawan yang berada di Solo dan sekitarnya.

Untuk harga tiketnya hanya sekitar Rp 10.000,- dan parkir mobil sekitar Rp 5.000,- dan motor Rp 3.000,-

Tenggir Park

Keindahan alam di Indonesia memang layak untuk dinikmati untuk siapa saja. Apalagi jika sudah di sulap dengan baik. Perpaduan alam dan indahnya spot buatan dapat menciptakan karya yang tak ternilai harganya. Seperti yang ada di Tenggir Park, Karanganyar. Kawasan wisata Karanganyar ini berada di kaki Gunung Lawu, dan menawarkan pemandangan indah, yaitu alam yang masih asri dan hijau asri serta pula kesejukkan udaranya yang menjadi daya tarik tersendiri.

Harga Tiket Masuk dan Alamat Tenggir Park Ngoroyoso Karanganyar Terbaru -  Wisata Oke

Ketika kalian menginjakkan kaki di Objek wisata ini, kalian bisa langsung menyaksikan bermacam wahana yang ada. Mulai dari spot foto, rumah honai, karpet terbang, taman bunga, sepeda layang, dan wahana lainnya. Adanya dua wahana yang cukup menantang adrenaline disini, terutama untuk pengunjung yang takut akan ketinggian atau justru berani memacu adrenaline di ketinggian. Yaitu wahana sepeda layang dan wahana karpet terbang disini.

Di Objek wisata ini ada yang tidak boleh kalian lewatkan jika berkunjung ke tempat ini, yaitu taman bunga. Pengelola telah menyiapkan lahan kosong yang ditanami bunga berwarna-warni, yang dimana dibentuk juga dalam kelompok tertentu.

Objek wisata ini dapat kalian nikmati dari pagi hingga sore hari dan dibuka setiap harinya, mulai pukul 08:00 – 17:00 WIB. Dan untuk kalian ingin berkunjung dan menikmati keindahan alam yang ada di Objek wisata ini, kalian hanya akan merogoh kocek untuk harga tiket yang cukup terjangkau yaitu sebesar Rp 10.000,-/orang.

Candi Cetho

Candi Cetho merupakan candi Hindu yang berada di lereng Gunung Lawu. Dikelilingi perkebunan teh, parawisatawan akan disambut dengan udara sejuk khas pegunungan. Di dalam Bahasa Jawa, ‘Cetho’ berarti jelas. Situs ini dibangun sejak tahun 1451-1470, pada akhir masa Kerajaan Majapahit, ketika tradisi prasejarah hidup Kembali. Dan berada di ketinggian 1.496 mdpl dan ukuran panjangnya 190 m dan lebar 30 m.

Dalam perjalanan menuju candi, parawisatawan yang berkunjung akan disuguhkan pemandangan yang mempesona hamparan kebun teh kemuning. Karena Kawasan ini berada di lereng pegunungan, dan udara yang segar dan sejuk, dengan suhu rata-rata 20º Celcius dan juga seringkali berkabut. Dan parawisatawan yang berkunjung disarankan untuk memakan pakaian yang hangat.

Candi Cetho, Candi Di Atas Awan yang Mengagumkan

Di sisi timur teras paling bawah terdapat juga gapura yang merupakan pintu gerbang Candi Cetho, setelah pengunjung membeli tiket masuk, pengunjung akan diminta untuk memakai kain poleng, yaitu kain sarung kotak hitam-putih yang biasanya dijumpai di Bali dan wajib dikenakan setiap pengunjung.

Wisatawan dapat berkunjung dan menikmati keindahan alam yang ada di Objek wisata ini sampai sore hari, karena Objek wisata ini dibuka setiap harinya dari pagi hingga malam mulai pukul 08:00 – 17:00 WIB. Dan untuk harga tiket masuknya parawisatawan hanya akan dikenakan biaya tiket masuk sebesar Rp 10.000,-/org (untuk wisatawan lokal) dan Rp 30.000,-/org (untuk wisastawan asing).

Telaga Madirda

Telaga Madirda merupakan sebuah telaga alami yang berada di kaki Gunung Lawu, Karanganyar. Tidak banyak objek dan panorama keindahan yang dapat kalian lihat di Objek wisata ini. namun, itulah menjadi daya tarik utama yang banyak dicari parawisatawan. Suasana dan hawa yang sejuk serta air yang jernih berpadu menjadi suasana yang menenangkan hati dan melepaskan penat. Telaga ini semakin terdengar Namanya sebagai destinasi wisata bagi para wisatawan terutama dari Kawasan kota.

Menikmati Kesejukan Telaga Madirda, Objek Wisata Alam Populer di Kaki  Gunung Lawu - Tribunnews.com Mobile

Objek wisata Telaga Mardirda juga merupakan telaga yang menampung air alami dari Gunung Lawu. Maka dari itu airnya terkenal jernih dan bersih, selain itu juga berfungsi sebagai sumber mata air bagi warga setempat. Telaga ini juga telah menjadi salah satu Objek wisata yang menarik, dan Telaga Madirda ini menyajikan panora keindahan telaga dengan latar gunung serta hamparan hutan yang hijau dan asri.

Untuk kalian yang ingin berkunjung ke Objek wisata Telaga Madirda ini, kalian tidak diwajibkan untuk membeli tiket masuk, karena untuk menikmati di Objek wisata telaga ini gratis, tetapi kalian akan hanya dikenakan biaya untuk parkir sebesar Rp 10.000,-/kendaraan. Dan untuk jam buka operasionalnya Telaga Madirda ini di buka setiap harinya, kecuali untuk wisatawan yang ingin berkemah.

Jam Buka Telaga Madirda

Weekday : 08:00 – 17:00 WIB

Weekend : 08:00 – 16:00 WIB

You may also like

Leave a Comment