Spot Wisata Bernuansa Klasik,Vintage & Futuristik Di Jakarta Yang Instagramable

by novput

Kota Jakarta biasanya terkenal dengan Gedung pencakar langit nya, meskipun demikian ternyata Jakarta menyimpan banyak spot wisata bernuansa klasik,vintage dan futuristik. Nuansa klasik,vintage dan futuristik pada saat ini menjadi trend tersendiri dikalangan anak muda karena dianggap memiliki nilai estetika tersendiri. Terlebih lagi dengan adanya media sosial,banyak orang mengunjungi tempat-tempat berestetika hanya untuk sekadar berfoto lalu meng-uploadnya ke media sosial.
Berikut beberapa rekomendasi tempat wisata klasik,vintage dan futuristik di Jakarta.

1.Hauwke’s Auto Gallery

Hauwke’s Auto Gallery merupakan salah satu spot wisata klasik,vintage dan futuristik di Jakarta. Gallery ini didirikan oleh seorang restorer yang bernama Hartawan Setyodiningrat. Disini tedapat banyak koleksi mobil-mobil klasik yang masih bagus dan terawat.

image credit @doniebaptista

Interior yang disajikan sangat mendukung kesan klasik dan vintage. Disini para pengunjung juga bisa menemukan empat mobil yang dulu pernah dipakai oleh Presiden Soekarno. Bagi kalian penggemar spot wisata klasik,vntage dan futuristik taka da salahnya mengunjungi tempat ini.

Lokasi : Puri Mutiara IV No.18B Cipete,Jakarta Selatan.

2. Kali Besar Timur

image credit @wirda_mansyur

Wisata vintage selanjutnya adalah Kali Besar Timur di Taman Fatahillah Jakarta Barat. Kota Tua bisa menjadi lokasi foto yang menarik dan instagramable.

Selain dapat berfoto di pinggir kali jembatan, di bagian tengah kali juga terdapat spot yang dapat dijadikan latar foto yang memperlihatkan keindahan Kota Tua. Lokasi ini juga bisa dijadikan loksi prewedding yang menarik.

Lokasi : Kawasan Kota Tua,Jakarta

3. House Of Sweets


image credit @bellatanessia

Selanjutnya ada Spot wisata Futuristik yang tak kalah seru yaitu Home Sweet Jakarta. Buat kalian yang ingin memiliki konsep foto warna-warni dan lucu.

House Of Sweet ini didirikan oleh salah satu selebriti Indonesia yaitu Chaca Frederica. Spot foto di tempat ini memiliki total 20 ruangan dengan design yang berbeda-beda

Lokasi : Mall Pacific Place Jakarta Selatan
Harga Tiket : Rp 165.000,-/1hour

4. Rumah Akar

Rumah Akar Kota Tua | Desain Rumah Minimalis 2019

Rumah Kayu merupakan salah satu spot foto bergaya vintage di Jakarta. Nuansanya yang bergaya Kolonial dan kuno serta memiliki arsitektur alami yang natural ditumbuhi oleh akar yang hampir menyelimuti Sebagian besar tembok rumah.

Dari luar penampakan akarnya tidak terlihat, namun jika memasuki rumah langsung disuguhkan akar yang menghiasi tembok rumah yang menambahkan kesan vintage dan gothic yang kelam
Lokasi : Jl. Kali Besar Timur 4 No.36 Pinangsia, Taman Sari Jakarta Barat

5. Hutan kota Pelataran Di Gelora Bung Karno


image credit @instagram

Hutan Kota Pelataran baru-baru ini sering dijadikan tempat destinasi wisata. Hutan kota Plataran yang terletak di GBK (Gelora Bung Karno) ini sejatinya adalah Kawasan untuk berwisata kuliner. Wisata yang dibangun oleh jaringan hotel Plataran yang membangun tempat penginapan bertema Indonesia.
Namun selain menikmati menu-menu terbaik di restorannya, para pengunjung juga bisa bersantai di area hijau secara gratis, hanya dikenakan tarif untuk parkir kendaraan. Sebelumnya hutan kota GBK ini adalah lahan lapangan golf Driving Range di GBK.


image credit @haneeeeey

Hutan Kota Plataran GBK bisa dikunjungi dari segala pintu masuk, akan tetapi para pengunjung yang datang tanpa kendaraan pribadi perlu berjalan kaki dari pintu masuk GBK ke area ini.
Sebagian pengunjung yang pernah datang mengatakan bahwa pintu masuk dari seberang Pacifik Place atau dari FX Sudirman dirasa berjarak lebih dekat untuk ke Hutan Kota GBK

Waktu terbaik mengunjungi Hutan Kota Plataran adalah pagi hari sebelum pukul 10.00 atau pada sore hari pukul 15.00 karena matahari tidak terlalu terik. Walapun disebut “Hutan Kota” akan tetapi belum banyak pepohonan besar yang ditanam.

6. Toko Merah

Toko Merah yang terletak di Kawasan Kota Tua Jakarta merupakan salah satu bangunan peninggalan VOC pada zaman penjajahan Belanda. Warna dari bangunan Toko Merah ini yang paling mencolok dari bangunan lainnya. Dengan karakteristiknya berupa batu bata dan interior dalamnya berwarna merah mustika delima membuat bangunan ini sangat mudah untuk ditemukan.


image credit @aglaartalidia

Untuk arsitektur bangunannya sendiri nampak sangat artistik dengan balutan gaya yang unik yang mengedepankan akulturasi gaya Tionghoa yang klasik. Dan bangunan ini juga dilengkapi dengan hiasan dan ukiran yang juga bernuansa merah. Untuk harga tiket masuk nya hanya berkisar Rp 10.000,-/org.

You may also like

Leave a Comment